piala pba
dewi-lestari

Dewi Lestari

Penulis

Dewi Lestari, yang bernama pena Dee, memulai kariernya sebagai penyanyi latar pada tahun 1993 mengiringi penyanyi legendaris Chrisye dan banyak penyanyi lain. Pada tahun 1995, ia bergabung dengan trio "Rida, Sita, Dewi" yang telah mengeluarkan empat album hingga akhir kebersamaan mereka pada tahun 2003.

Salah satu eksplorasi lainnya dalam bidang musik adalah menulis lagu. Dewi telah menyumbangkan hits bagi "Rida, Sita, Dewi" dan juga untuk Marcell ("Firasat") yang  bahkan dinominasikan sebagai lagu pop terbaik tahun 2005 oleh AMI Awards. Baru pada tahun 2006, Dewi berkesempatan melansir album solonya "Out of Shell", di mana ia berperan sebagai produser sekaligus penulis seluruh lagu dalam album berbahasa Inggris tersebut.

Pada sisi lain, Dewi Lestari mengeksplorasi talenta lain miliknya, yakni menulis, dengan merilis buku pertamanya "Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh" pada tahun 2001. Hingga kini, Dee telah menerbitkan lima buku, satu di antaranya adalah novel digital pertama di Indonesia berjudul “Perahu Kertas” (April 2008). Dewi telah terpilih dua kali sebagai 5 Besar Khatulistiwa Literary Award – sebuah penghargaan sastra paling bergengsi. Menikah pada tahun 2003 dengan penyanyi Marcell Siahaan, mereka dikaruniai seorang putera bernama Keenan Avalokita Kirana.

Sekarang ini, Dewi tengah menyiapkan karya berikutnya yakni gabungan buku dan musik berjudul "Rectoverso" yang berisikan 11 lagu ciptaannya dan 11 cerita pendek yang ditulis berdasarkan lirik lagunya. "Rectoverso" direncanakan untuk terbit pada tahun 2008.

Selain aktivitasnya di bidang perbukuan, Dee banyak diminta menjadi narasumber untuk talkshow atau seminar bertemakan parenting, kesehatan, pendidikan, lingkungan, kepenulisan, dan spiritualitas. Hampir setiap tahunnya, Dee juga diminta menjadi pembicara bagi festival penulis internasional, baik yang diselenggarakan di Indonesia maupun di luar negeri. Dee juga aktif membantu Indonesian Vegetarian Society untuk mempromosikan pola makan vegetarian dan gaya hidup sehat secara umum. Dee sendiri adalah seorang lacto-ovo vegetarian. Minatnya terhadap lingkungan juga mendorongnya untuk menulis berbagai artikel bertemakan lingkungan, sesekali Dee juga membantu organisasi seperti WWF dan Greenpeace.

Di tengah kegiatannya yang padat, Dee tetap berprinsip untuk menerapkan pola hidup seimbang. Relaksasi, hidup meditatif, dan waktu bersama orang-orang terdekat—sahabat maupun keluarga—adalah tiga hal mutlak yang menurutnya perlu diberi prioritas. Dee lahir di Bandung, 20 Januari 1976, dan sampai sekarang tetap berdomisili di kota kelahirannya.

#PerempuanBintangAwards, #PerempuanBintang2018